Hati-Hati! Inilah 5 Bahaya Kaporit di Kolam Renang bagi Kesehatan!

Hati-Hati! Inilah 5 Bahaya Kaporit di Kolam Renang bagi Kesehatan!

Kaporit adalah jenis desinfektan yang berupa bubuk putih yang dapat terpecah di dalam air kolam dan menghasilkan oksigen serta gas klorin yang baunya menyengat. Fungsi dari kaporit ini adalah untuk menjernihkan kolam renang serta membunuh bakteri-bakteri patogen yang ada di kolam renang. Tetapi, apabila penggunanya tidak benar, maka kaporit ini dapat berbahaya.

Kaporit yang ada pada kolam renang dapat masuk ke dalam tubuh dengan berbagai macam cara. Kontak langsung air kolam dengan mata atau kulit, dalam bentuk gas klorin yang masuk melalui pernapasan dan lain sebagainya. Berikut ini beberapa bahaya kaporit pada kolam renang bagi kesehatan tubuh.

 

Infeksi Kulit

Bahaya kaporit bisa menyebabkan infeksi dan juga munculnya rasa terbakar pada kulit. Kontak dengan kolam renang yang mempunyai kandungan klorin yang berlebihan dapat menyebabkan munculnya ruam merah serta infeksi kulit.

Bahkan, klorin yang bereaksi dengan materi organik dapat menghasilkan zat-zat toksik yang bisa merusak kulit.

Hati-Hati! Inilah 5 Bahaya Kaporit di Kolam Renang bagi Kesehatan!

Iritasi Mata

Bahaya kaporit selanjutnya, yaitu dapat menyebabkan infeksi mata. Ketika bereaksi dengan zat-zat organik, seperti keringat para perenang ataupun urin, maka klorin bisa menghasilkan senyawa semacam triklorida.

Senyawa nitrogen triklorida ini bisa menyebabkan iritasi pada membran-membran mucus (lendir), sehingga dapat memicu terjadinya iritasi mata.

 

Kerusakan dan Perubahan Warna Pada Gigi

Reaksi yang terjadi antara kaporit dengan air kolam renang akan menghasilkan pH air kolam renang yang cukup tinggi. Ketidakseimbangan pH inilah yang akhirnya akan menyebabkan terjadinya kerusakan serta perubahan warna pada gigi. Selain itu, pH yang tidak seimbang pun juga dapat menyebabkan enamel gigi menjadi lunak dan membuat gigi menjadi sensitif.

 

Gangguan Sistem Pernapasan

Sistem pernapasan menjadi salah satu sistem pada organ tubuh yang paling mudah untuk terpapar oleh klorin dalam bentuk gas. Bahaya kaporit pada kolam renang ini bisa menyebabkan beberapa penyakit paru-paru, seperti penyakit bronkitis dan exercise-induced bronchoconstriction (EIB) ataupun asma yang dipicu oleh olahraga.

 

Masalah Sistem Pencernaan

Ketika kaporit tidak sengaja tertelan, maka dapat menyebabkan masalah pada sistem pencernaan. Gangguan yang paling umum ketika menelan air kolam renang, yaitu munculnya rasa terbakar di tenggorokan.

Bahkan, apabila konsentrasi yang ada dalam air kolam renang melebihi batas aman, bisa menyebabkan terjadinya kerusakan pada esophagus, lambung dan mulut.

Nah, itulah tadi beberapa bahaya dari kaporit yang ada di kolam renang. Oleh sebab itu, ketika berenang sebaiknya menggunakan beberapa perlindungan, seperti kacamata renang dan lain-lain. Dapatkan tips kesehatan lainnya https://synergyofficial.co.id/

 

 

7 Manfaat Teh untuk Kesehatan yang Belum Diketahui Banyak Orang!

7 Manfaat Teh untuk Kesehatan yang Belum Diketahui Banyak Orang!

Tentu kita mengetahui bahwa teh menjadi salah satu minuman yang dapat dinikmati dalam berbagai suasana. Ditambah lagi, minuman teh dapat disajikan dalam keadaan dingin ataupun panas.

Ada berbagai macam jenis teh yang tersedia, tentu saja ada perbedaan dari setiap teh yang diolah tersebut. Seluruh teh non-herbal terbuat dari sintesis tumbuhan Camelia. Jumlah pemrosesan daun pun juga akan menentukan apakah akan mendapatkan teh hijau, hitam ataupun oolong.

Lalu, apa saja manfaat teh bagi kesehatan tubuh? Berikut ini 10 manfaat teh bagi kesehatan tubuh yang wajib kamu ketahui.

7 Manfaat Teh untuk Kesehatan yang Belum Diketahui Banyak Orang!

Teh Dapat Meningkatkan Sistem Imun

Tak banyak yang mengetahui bahwa teh juga dapat membantu untuk meningkatkan sistem imun. Bahkan, banyak studi menunjukkan bahwa teh dapat membuat sel-sel imun menjadi berfungsi dengan lebih baik.

 

Teh Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan

Teh dapat membantu untuk menurunkan berat badan karena mempunyai kandungan antioksidan serta polyphenois yang tinggi dan dapat membantu untuk meningkatkan oksidasi lemak, membakar lemak dan mengatur kadar gula dalam darah.

 

Mengandung Antioksidan

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa di dalam teh terdapat kandungan antioksidan. Kandungan antioksidan ini dapat membantu untuk melindungi diri dari kerusakan akibat polusi serta dapat membantu untuk memperlambat penuaan.

 

Teh Dapat Membantu Menjaga Tulang

Minuman teh dapat membantu untuk mempertahankan kekuatan tulang karena adanya kandungan antioksidan yang disebut dengan flavonoid. Flavonoid dapat mempercepat pembangunan sel tulang baru dan menghambat pengikisan tulang yang sudah terjadi.

 

Mengurangi Resiko Penyakit Kardiovaskular

Teh juga dapat membantu untuk menurunkan resiko serangan jantung. Hal ini dipengaruhi oleh khasiat teh yang juga dapat menurunkan tekanan darah serta tingkat kolesterol jahat pada darah, dimana keuda kondisi itu bisa memicu terjadinya gangguan kardiovaskular.

 

Teh Herbal Membantu Melancarkan Sistem Pencernaan

Beberapa teh herbal terbukti bisa membantu untuk mengatasi sembelit, mual serta masalah pencernaan lainnya. Dan beberapa teh yang diketahui dapat menghilangkan sembelit, yaitu teh peppermint, teh hitam, teh jahe, teh ketumbar dan juga teh oregano.

 

Teh Membantu Melawan Kanker

Mengapa teh dapat menahan serangan kanker? Karena di dalam teh terdapat kandungan antioksidan dan polifenol, yang menjadi zat pencegah kanker. Polifenol dalam teh ini dikenal dengan nama epigallocatechin 3 gallate (EGCG) dimana bisa menyebabkan sel-sel kanker mati tetapi tidak melukai sel-sel tubuh yang normal.

Itulah tadi 7 manfaat teh bagi kesehatan tubuh. Teh memang mempunyai banyak manfaat bagi tubuh, tetapi sebaiknya konsumsi teh dengan secukupnya dan tidak berlebihan.