Cara Melakukan Cool Boot Dan Warm Boot Dengan Benar

Cara Melakukan Cool Boot Dan Warm Boot Dengan Benar

Secara umum terdapat dua kondisi yang mengharuskan anda semua untuk menghidupkan komputer dengan cara melakukan cool boot dan juga warm boot. 

Kondisi yang pertama yaitu adalah dengan mengaktifkan komputer dari awal hingga komputer tersebut benar-benar menyala. 
Artinya, komputer yang anda gunakan dalam keadaan mati dan kemudian di hidupkan. Pengaktifan komputer dengan kondisi seperti ini disebut dengan cold booting.

Dan kondisi yang kedua adalah warm booting yaitu adalah sebuah proses dimana anda menghidupkan komputer dari mulai terhubung listrik sampai komputer tersebut siap untuk anda gunakan. Kedua kondisi tersebut sering di salah artikan oleh sebagian orang. Padahal jelas keduanya memiliki pengertian dan tujuan yang sangat berbeda.

Cara Melakukan Cool Boot Dan Warm Boot Dengan Benar

Seperti yang dikutip dari situs naktekno.com saya akan menjelaskan sedikit bagaimana cara dalam melakukan cold boot dan juga warm boot yaitu sebagai berikut.

Cara Melakukan Cold Boot Dan Warm Boot

1. Warm Booting (Booting Panas)

Seperti yang sudah disebutkan di atas tadi warm booting yaitu proses pengaktifan kembali komputer dimana kondisi komputer tersebut saat itu menyala namun mengalami gangguan atau hang.

Untuk melakukan warm boot sangat lah mudah. Sebagai berikut langkah-langkahnya:

  • Klik Start
  • Klik Turn Off Computer
  • Selanjutnya akan tanpil kotak dialog Turn Off Computer,
  • Klik pada Restart
  • Tunggu sampai proses Restart selesai

2. Cold Boot (Booting dingin)

Proses yang kedua yaitu dengan cara menghidupkan komputer yang dimana kondisi awal komputer adalah dalam keadaan mati.

Langkah-langkah dalam melakukan cold booting adalah sebagai berikut.

  • Pastikan kabel pada power supply/ listrik sudah terpasang dengan benar.
  • Hidupkan monitor dengan menekan tombol power.
  • Bisasanya terdapat pada bagian bawah layar monitor.
  • Tekan tombol power pada bagian depan CPU/PC
  • Klik tombol start
  • Klik Turn Off Computer
  • Pilih Turn Off Computer

Nah itu dia, bagaimana melakukan langkah-langkah yang benar dalam melakukan cold boot dan warm boot.

Semoga anda semua bisa melakukan dan tidak bingung dalam memahami kedua kondisi tersebut yang sangat jelas berbeda.

Demikian semoga artikel ini bisa sangat bermanfaat buat anda semua dan jangan lupa di share ya..

6 Kerusakan Yang Sering di Temui Pada Komputer

6 Kerusakan Yang Sering di Temui Pada Komputer

Komputer adalah sebuah perangkat elektronik yang sudah lama di gemari banyak orang. Komputer atau pc bisa sekali membantu menyelesaikan sebuah pekerjaan mulai dari perhitungan, mengedit dan membuat video, mengetik, membuat desain dengan lebih cepat ketimbang bila dikerjakan secara manual. 

Komputer sama seperti manusia yang mana bisa juga mengalami sakit atau rusak. Bila sudah rusak maka proses menyelesaikan pekerjaan akan semakin lama. Kerusakan yang terjadi banyak sekali macamnya dan bisa saja yang kita alami saat ini tidak dialami oleh orang lain.

6 Kerusakan Yang Sering di Temui Pada Komputer

Diambil dari berbagai sumber ada 7 kasus kerusakan komputer yang sering sekali terjadi. Apa saja itu??

1. Komputer mati total

Komputer mati total artinya ketika tombol power ditekan, komputer tetap tidak bisa menyala. Faktor terjadinya ini bisa banyak hal. Mulai dari kabel power yang belum tertancap dengan sempurna di colokan listrik PLN atau malahan listriknya sedang padam. Namun bila ke 2 hal itu sudah dilakukan dan kondisinya baik, maka yang perlu di curigai selanjutnya adalah kabel tersebut masih bagus apa tidak. Bila masih bagus bisa jadi PSU yang ada sekarang itu lah biang masalahnya. 

Untuk mengetahui secara pasti, apakah PSU tersebut masih bagus atau tidak, bisa dengan mengetes dengan memakai PSU lainnya yang kondisinya masih bagus. Kalau ternyata memang rusak, maka secepatnya untuk menggantinya dengan yang baru. Kira – kira bisa tidak menggantinya?? Bila tidak bisa ada baiknya untuk memanggil jasa service komputer saja yang jelas mengetahui secara pasti.

2. Blue Screen

Untuk yang sering menggunakan windows, maka istilah blue screen ini bukan hal yang aneh. Blue screen ditandai dengan tampilan warna biru pada layar monitor. Tidak hanya menampilkan warna biru saja tetapi akan memberikan informasi masalah yang sedang dialami oleh komputer tersebut. Misalkan saja mengenai kerusakan pada RAM, Harddisk atau bisa juga ada program crash. 

3. Hang

Hang menjadi salah satu problem yang juga sering dialami. Ini di tandai dengan stak pada posisi tersebut. Dalam kasus tertentu cursor tidak bisa di gerakkan sama sekali. Kondisi ini bisa terjadi ketika sedang booting sistem hanya sampai logo windows dan bisa juga sudah masuk ke sistem secara normal tetapi ketika di operasikan malahan ngefreeze. Kejadian ini dapat terjadi kapan saja tanpa diduga.

4. Baterai CMOS Bermasalah

Sering kali mendapati baterai CMOS yang bermasalah. Umunya terjadi pada komputer yang sudah lama. Penanda yang mudah diketahui adalah ketika ada pesan 'CMOS Checksum Failure / Battery Low' saat komputer dinyalakan. Bila baterai CMOS rusak maka efek yang sering terjadi adalah settingan pada bios, jam dan tanggal yang sudah kita buat benar akan kembali ke awal lagi. Dan ini akan terus berlanjut sampai dengan mengganti baterai CMOS dengan yang baru.

5. PC Lambat

PC lambat merupakan problem yang paling banyak dialami semua orang. Problemnya yang sering terjadi karena ada virus. Virus umumnya menyerang pada sistem yang ada dengan merusak data – data. Sehingga ketika dinyalakan maka komputer menjadi lambat. 

Dari mana virus ini datang??? Proses penyebaran virus ini bisa dari tukar menukar data dari satu komputer ke komputer lainnya yang ternyata sudah terinfeksi sebuah virus atau bisa juga mendownload aplikasi bajakan yang ternyata sudah di injek sedemikian rupa sehingga bila aplikasi itu dijalankan maka virus akan serta merta menyebar di dalam komputer tersebut.

6. RAM Error

Pernah mendengar suara beer beer panjang dan berulang secara terus menerus??? Kerusakan ini seringnya terjadi pada RAM. Bisa jadi karena mati atau kotor pada bagian pinnya. Sebelum menggantinya ada baiknya langkah yang bisa diambil adalah dengan membersihkan pin RAM terlebih dahulu menggunakan penghapus. Lakukan secara perlahan dan hati – hati karena mudah rusak. Kalau langkah ini sudah di lakukan maksimal namun tetap sama maka diharuskan untuk mengganti RAM dengan yang baru.

Bagaimana sudah tahu apa saja kerusakan yang sering terjadi pada komputer??? Bila memang terjadi dan anda tak bisa memperbaiki ada baiknya untuk memanggil service komputer terdekat dengan lokasi anda. Kalau anda ada di sekitar ibu kota maka bisa mencari service komputer jakarta yang siap melayani perbaikan perangkat. Di tangan mereka problem yang ada ini bisa diselesaikan dengan cepat.